Skip to main content
KAKANWIL KEMENAG SULBAR : ENAM AGAMA MELARANG PENGGUNAAN NARKOBA

KAKANWIL KEMENAG SULBAR : ENAM AGAMA MELARANG PENGGUNAAN NARKOBA

Mamuju (Humas Kanwil) - Penggunaan narkoba akhir-akhir ini semakin memprihatinkan di Indonesia khsusnya generasi muda. Hal tersebutlah yang mendasari Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Sulawesi Barat terus melakukan sosialisasi ke beberapa instansi.

Kali ini, BNN Prov. Sulbar melakukan Sosialisasi Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika dan Prekursor Narkotika (P4GN) di Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Prov. Sulbar Jln. H. A. M. Pattana Endeng Kab. Mamuju. Puluhan peserta hadir pada kegiatan yang dilaksanakan dihalaman Kantor BPN tersebut.

KAKANWIL KEMENAG SULBAR : ENAM AGAMA MELARANG PENGGUNAAN NARKOBA

Kepala Kantor Kementerian Agama Prov. Sulawesi Barat H. M. Muflih B. Fattah saat menyampaikan kata pengantar sebelum membacakan doa mengatakan pentingnya kegiatan sosialisasi tersebut. Selain untuk menambah pengetahuan, juga menjadi ajang silaturrahmi antar instansi.

Dengan tegas ia mengatakan larangan penggunaan narkoba dari segi agama. Kepala Kantor yang membidangi masalah agama di Sulbar ini mengatakan bahwa tidak ada agama yang membolehkan penggunaan obat terlarang.

"Enam agama itu melarang penggunaan narkoba dan obat-obatan terlarang".

KAKANWIL KEMENAG SULBAR : ENAM AGAMA MELARANG PENGGUNAAN NARKOBA

Pernyataan tersebut bukan tak mendasar, ia menjelaskan bahaya narkoba bagi pengkonsumsinya. Selain merusak tubuh, juga merusak visi dan cita-cita generasi muda, maka semua agama melarang hal tersebut. Bahkan dalam setiap kunjungan kerjanya ke madrasah-madrasah, tidak lupa ia mengingatkan kepada santri dan santriwati agar menjauhi narkoba.

Pada kegiatan sosialisasi ini, Ka. Kanwil Kemenag Prov. Sulbar hadir bersama Kepala Sub Bagian Umum dan Humas H. M. Sahlan. Selain Kasubbag Umum dan Humas, hadir pula Kepala BNN, Kepala BPJP dan Kepala BPN Sulbar.